twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Monday, November 30, 2009

Oleh Mira Suhaera.

“Hubungan Komunikasi Interpersonal Dengan Prestasi Kerja Karyawan PT. Mandala Airline Kantor Perwakilan Jakarta Raya Tahun 2007”.


BAB I

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Dengan semakin majunya teknologi serta berkembangnya ilmu-ilmu pengetahuan sekarang ini, menimbulkan perubahan-perubahan di berbagai sektor, tanpa terkecuali di sektor jasa, seperti transportasi. Transportasi berfungsi sebagai sarana untuk mengangkut atau membawa manusia atau barang untuk dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Sehingga, transportasi sangat mempengaruhi kehidupan manusia, guna menunjangnya dalam proses pembangunan bangsa, dikarenakan transportasi memiliki peranan yang sangat penting.

Seperti yang telah diketahui, transportasi terbagi menjadi 3 bagian, yaitu: transportasi darat, transportasi laut, serta transportasi udara. Sehingga pelayanan yang diberikan pada masing-masing moda pun berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Di sektor transportasi udara sendiri, terbagi menjadi 2 jenis, yaitu penerbangan charter dan penerbangan komersil. Untuk penerbangan komersil itu sendiri, ada banyak maskapai penerbangan yang ada di Indonesia, antara lain: Garuda Indonesia, Mandala Air, Sriwijaya Air, Lion Air, Air Asia, Batavia Air, Adam Air, Wings Air dan lain sebagainya. Keseluruh maskapai penerbangan tersebut harus bersaing secara sehat, agar dapat terus beroperasi.

Sebagai dampak dari persaingan tersebut, maka perusahaan dituntut untuk beroperasi secara lebih kompetitif dan produktif. Salah satu cara perusahaan untuk memperluas usaha dan mencapai sasarannya adalah dengan cara meningkatkan produktivitas. Produktivitas suatu perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yaitu prestasi kerja dari masing – masing karyawan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Saat ini semakin dirasakan bahwa asset yang paling berharga dalam perusahaan adalah sumber daya insani (human resources). Kemajuan teknologi dan tingkat persaingan yang tinggi menuntut adanya komunikasi antar karyawan sebagai sumber daya manusia yang merupakan asset yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

PT. Mandala Airline mengetahui betul bahwa kemampuannya untuk berkompetitif tidak terlepas dari sumber daya manusia dari setiap bagian yang dimilikinya. Sehingga diperlukan adanya komunikasi, salah satunya yaitu komunikasi interpersonal (interpersonal communication). Komunikasi interpersonal tersebut dibutuhkan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam melakukan kegiatan sehingga mencapai kesepahaman dan kesaling pengertian antar sesama karyawan. Karena di dalam suatu perusahaan termasuk usaha transportasi, kebersamaan dan kekompakkan antar sesama karyawan sangatlah dibutuhkan guna menunjang kelancaran dalam bekerja, termasuk sesama karyawan dalam perwakilan Jakarta Raya.

Dengan adanya komunikasi interpersonal yang baik dalam suatu ruang lingkup kerja, maka secara langsung akan berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan, karena para karyawan tersebut, perlu didukung dengan lingkungan kerja yang bersahabat.

Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam dan mengemukakan dalam bentuk sebuah karya tulis ilmiah dengan judul: “Hubungan Komunikasi Interpersonal Dengan Prestasi Kerja Karyawan PT. Mandala Airline Kantor Perwakilan Jakarta Raya Tahun 2007”.

B. Perumusan Masalah

1. Identifikasi Masalah

Dari uraian latar belakang diatas, maka penelitian ini mengidentifikasikan mengenai hubungan komunikasi interpersonal dalam kaitannya dengan prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline di Kantor Perwakilan Jakarta Raya. Sehingga identifikasi masalahnya mengenai:

1. Masalah komunikasi interpersonal.

2. Masalah prestasi kerja karyawan.

3. Masalah hubungan komunikasi interpersonal dengan prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline di Kantor Perwakilan Jakarta Raya.

2. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah, penulis membatasi pembahasan permasalahan yaitu mengenai hubungan komunikasi interpersonal dengan prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline di kantor perwakilan Jakarta Raya tahun 2007.

3. Pokok Masalah

Dari uraian pembatasan masalah diatas, maka dapat dirumuskan pokok permasalahan dalam penelitian ini, yaitu:

1. Bagaimana komunikasi interpersonal di PT. Mandala Airline pada kantor perwakilan Jakarta Raya ?

2. Bagaimana prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline di kantor perwakilan Jakarta Raya ?

3. Bagaimana hubungan komunikasi interpersonal dengan prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline di kantor perwakilan Jakarta Raya ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan dan Manfaat penulis dalam penelitian ini adalah:

1. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal di PT. Mandala Airline pada kantor perwakilan Jakarta Raya.

2. Untuk mengetahui prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline kantor perwakilan Jakarta Raya.

3. Untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal dengan prestasi kerja karyawan PT. Mandala Airline di kantor perwakilan Jakarta Raya.

2. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat digunakan oleh:

1. Bagi penulis

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman penulis tentang hubungan komunikasi interpersonal dengan prestasi kerja karyawan.

2. Bagi perusahaan

Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan penilaian terhadap komunikasi interpersonal dalam perusahaan sehingga dapat meningkatkan komunikasi tersebut.

3. Bagi STMT Trisakti

Penelitian ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi mahasiswa lain yang juga ingin melakukan penelitian serupa dan juga dapat dijadikan tambahan dokumen bagi pihak STMT.

D. Metode Penelitian

1. Jenis Data

Menurut Supramono dan Sugiarto (1993:10 – 11) disebutkan bahwa data dapat diklasifikasikan menurut jenisnya berdasarkan empat kriteria yang disajikan dalam tabel berikut :

Tabel Jenis Data Berdasarkan Empat Kriteria

Kriteria

Jenis

Keterangan

(1) Sifatnya a. Kualitatif Data yang bersifat menggolongkan saja

Contoh: macam pengrajin (pengrajin bambu, pengrajin kayu, pengrajin emas, dsb).

b.Kuantitatif Data yang berbentuk angka

Contoh: keuntungan perusahaan Kurniawan th 1991 =

Rp 27.500.000

(2) Sumbernya a. Internal Data yang menggambarkan keadaan dalam organisasi

b. External Data yang menggambarkan tentang keadaan di luar organisasi

(3) Cara

memperolehnya a. Primer Data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh peneliti langsung dari responden

b. Sekunder Data yang diperoleh dalam bentuk sudah jadi yaitu diolah dan disajikan oleh pihak lain.

(4) Waktu

Pengumpulan a. Cross section Data yang dikumpulkan pada waktu tertentu saja.

Contoh datum: keuntungan perusahaan Kurniawan th 1991

b. Time series Data yang dikumpulkan dari beberapa tahapan waktu (kronologis)

Contoh: data perkembangan keuntungan perusahaan Kurniawan dari mulai berdiri hingga kini.

2. Populasi dan Sampel

a. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek / subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono. 2006:89).

b. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiono. 2006:90).

c. Teknik Sampling

Teknik sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel, untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian (Sugiono. 2006:90).

3. Metode Pengumpulan Data

Adapun Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah sebagai berikut :

a. Penelitian Lapangan (Field Research)

1. Wawancara (Interview)

Wawancara adalah suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya (Riduwan. 2002:9).

2. Angket (Questioner)

Angket adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain bersedia memberikan respons (responden) sesuai dengan permintaan pengguna (Riduwan. 2002:25-26).

3. Pengamatan (Observation)

Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan (Riduwan. 2002:30).

b. Penelitian Kepustakaan (Library Research)

Yaitu dengan membaca buku-buku, diktat dan catatan-catatan kuliah yang berhubungan dengan komunikasi interpersonal serta prestasi kerja. Disamping itu juga ada tambahan keterangan-keterangan dan data yang penulis peroleh dari PT. Mandala Airline. Hal ini dimaksudkan untuk menganalisa hasil penelitian.

4. Metode Analisis Data

Menurut J. Supranto (2000:167), untuk data kualitatif yang dipergunakan dalam mengukur kuatnya hubungan disebut Contingency Coefficient (Koefisien Bersyarat) yang mempunyai pengertian sama seperti koefisien korelasi. Misalnya, hasil penelitian disajikan dalam bentuk p x q table.

Telah disebut diatas bahwa koefisien bersyarat (Cc), dipergunakan untuk mengukur kuatnya hubungan data kualitatif yang mempunyai arti seperti koefisien korelasi, dimana nilai Cc sebesar nol, yang berarti tidak ada hubungan. Akan tetapi, batas atas Cc tidak sebesar satu, tergantung atau sebagai fungsi banyaknya kategori (baris atau kolom). Batas tertinggi nilai Cc ialah (r – 1) / r , di mana nilai r ialah banyaknya baris atau kolom. Kalau banyaknya baris tidak sama dengan banyaknya kolom, pilih nilai yang terkecil. Adapun untuk menghitung nilai koefisien bersyarat digunakan rumus: Cc =

X² + n

di mana fij = nij = frekuensi atau banyaknya observasi baris i kolom j;

i = 1,2, ... , p;

j = 1,2, ... , q.

( X² dibaca kai skuer atau khi kuadrat).

Tabel.

fij = frekuensi kategori i dan j.

eij = frekuensi harapan kategori i dan j.

Menurut J. Supranto (2000 : 168) pedoman untuk menetapkan kuat tidaknya hubungan dua variabel sebagai berikut :

Kalau nilai perbandingan Cc dengan batas tertinggi

<>

Terletak antara 0,50 dengan 0,75 maka hubungan sedang atau cukup,

antara 0,75 dengan 0,90 maka hubungan kuat,

antara 0,90 dengan 1 disebut hubungan sangat kuat,

sama dengan 1 disebut hubungan sempurna.

E. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:

BAB 1 PENDAHULUAN

Bab ini menguraikan mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah, manfaat dan tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesis penelitian serta sistematika penulisan berupa uraian singkat mengenai bab-bab yang ada di skripsi.

BAB 2 LANDASAN TEORI

Dalam bab ini diuraikan secara teoritis melalui tinjauan pustaka hal -hal yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas seperti pengertian komunikasi interpersonal dan prestasi kerja karyawan.

BAB 3 GAMBARAN PERUSAHAAN

Bab ini menguraikan secara singkat mengenai sejarah berdiri dan berkembang usaha perusahaan, kegiatan perusahaan, serta struktur organisasainya.

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Bab ini menjelaskan tentang pembahasan permasalahan dengan menggunakan rumus-rumus pada BAB 1.

BAB 5 PENUTUP

Bab ini merupakan hasil akhir dari penelitian berupa kesimpulan mengenai penelitian yang dilakukan dan saran dari penulis yang kiranya dapat bermanfaat bagi perusahaan dan pihak lain.


No comments:

Post a Comment